Sabtu, 03 Maret 2012

Suka-sukanya Usahawan

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Puji syukur kita panjatkan selalu kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan rahmat-Nya kepada kita semua hingga hari ini.

Bila hari ini kita masih disibukkan oleh pekerjaan yang menjenuhkan, itu berarti kita masih menjadi budak pekerjaan itu sendiri.

Mengapa demikian? Karena suka atau tidak suka, tidak peduli hati sedang gundah atau bad mood.

Tetap saja kita harus masuk kerja tepat pada waktunya. Iya kan. Tidak ada alasan untuk terlambat. Kalo terlambat akan ada saja sanksinya, iyakan.

Itulah sebabnya kalo Anda masih ada di zona nyaman alias karyawan, Anda tidak akan lepas dari rutinitas yang monoton lagi menjemukan.

Apakah itu masih bisa dibilang nyaman? Kerja 8 jam sehari, berangkat pagi pulang sore dengan mendapatkan gaji pada setiap bulannya....hmm.

Tidakkah terpikir oleh Anda, bahwa kenyamanan yang sesungguhnya adalah apabila kita ngantor masuk dengan seenaknya.

Tidak ada jam masuk yang diberlakukan untuk kita. Suka-suka donk. Yupz, Anda benar.

Dan begitu juga dengan pulangnya, kita bisa pulang kapan saja kita mau. Karena memang tidak ada yang namanya jam pulang.

Nah loch, bingung? Gitu aja koq bingung, yang saya maksudkan tadi itu adalah usahawan.

Seorang pengusaha itu tidak memiliki keterikatan jam kerja. Terserah mau buka warung atau tokonya habis subuh, sore hari atau bahkan malam hari.

Tidak ada yang melarang. Paham!

Uenaknya jadi pengusaha. Jadi segala sesuatunya kita yang ngatur, begitu ya....!! Weleh, weleh, weleh......

Tetap semangat.

Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar